Apakah yang “Herbal” Sudah Pasti Alami?

Tidak semua produk berlabel herbal benar-benar bebas bahan kimia. Sebagian justru diam-diam mengandung BKO yang memberi efek cepat, tetapi berisiko bagi kulit dalam jangka panjang.

CKJ

3/22/20262 min read

Bayangkan kamu menemukan sebuah produk yang katanya herbal. Klaimnya terdengar meyakinkan: alami, tradisional, tanpa efek samping. Lalu, kamu pakai. Dalam beberapa hari kulit terasa jauh lebih mulus. Kelihatannya seperti kabar baik. Sayangnya, perbaikan yang terlalu cepat justru sering menjadi tanda untuk lebih waspada.

Ketika “Herbal” Bekerja Terlalu Cepat

Pada sejumlah temuan pengawasan obat dan kosmetik, beberapa produk yang dipasarkan sebagai “herbal” ternyata mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang tidak dicantumkan pada label. BKO sendiri adalah zat aktif farmasi yang ditambahkan ke dalam produk tanpa deklarasi yang jujur pada label.

Salah satu yang paling sering ditemukan adalah steroid. Seperti yang kita tahu, steroid memang efektif menekan peradangan. Kerjanya pun cepat, menjadikan dia sebagai salah satu BKO favorit untuk bikin produk herbal terkesan punya efek yang manjur dalam waktu yang cepat. Bahkan, “jamu” asal Indonesia yang mengandung BKO steroid sudah sering dijual di pasaran dalam hingga luar negeri.

Cara Mendeteksi Herbal dengan BKO

Memang, tidak semua herbal mengandung BKO steroid. Tapi, waspada terhadap kemungkinan adanya BKO steroid pada herbal yang kita konsumsi menjadi tindakan yang harus dilakukan agar tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan. Beberapa ciri umum obat herbal yang mengandung BKO antara lain adalah:

  • Punya klaim bombastis (sembuh total, manjur, dst)

  • Menjanjikan hasil cepat dalam waktu singkat

  • Tidak punya izin edar resmi dari BPOM.

Memilih produk perawatan, terutama herbal, untuk kulit bukan sekadar soal cepat atau tidak. Keamanan dan penyembuhan holistik menjadi hal yang lebih penting untuk memastikan kesehatan secara menyeluruh, bukan instan.

Referensi

Farida, D. 2023. Jamu Mengandung Dexamethasone asal RI Beredar di Jepang, Begini Sorotan BPOM. Liputan Farmasi. https://liputanfarmasi.com/jamu-mengandung-dexamethasone-asal-ri-beredar-di-jepang-begini-sorotan-bpom

Apa Bahaya BKO?

Seringkali, yang bahaya dari BKO bukan kandungannya aja. Yang bikin BKO jadi bahaya adalah dosisnya. Karena dosis BKO tidak dituliskan dengan resmi di komposisi “herbal”, kita nggak pernah tahu berapa banyak dosis BKO yang dimasukkan ke dalam tubuh kita. Dan justru, hal ini bisa bikin masalah kesehatan baru.